P2P Bawaslu Way Kanan: Cetak Kader Pengawas dari Akar Rumput demi Pemilu 2029 yang Bersih
|
Way Kanan, 19 September 2026 — Bawaslu Kabupaten Way Kanan menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di Sekretariat Bawaslu Way Kanan, Sabtu (19/9/2026).
Puluhan peserta dari berbagai elemen masyarakat Kabupaten Way Kanan hadir dan mengikuti pembekalan yang dirancang untuk mencetak kader pengawas pemilu yang lahir langsung dari tengah masyarakat.
Dalam program ini, peserta dibekali pemahaman tentang mekanisme pengawasan pemilu, cara mengenali potensi pelanggaran di lapangan, hingga tata cara pelaporan yang sesuai ketentuan. Bawaslu Way Kanan meyakini bahwa kader yang terdidik dengan baik akan menjadi perpanjangan tangan pengawasan yang efektif di lingkungan masing-masing menjangkau wilayah yang tidak bisa dicapai oleh pengawas formal secara penuh.
Anggota Bawaslu Kabupaten Way Kanan, Lekat Rizwan, menegaskan bahwa P2P adalah jawaban konkret atas keterbatasan jangkauan pengawasan formal Bawaslu di lapangan.
"Kami tidak bisa ada di mana-mana sekaligus. Tapi dengan P2P, kami sedang membangun jaringan pengawasan yang hidup di tengah masyarakat. Setiap peserta yang kami didik hari ini adalah investasi nyata untuk Pemilu 2029 yang lebih bersih dan lebih jujur," ujar Lekat Rizwan.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk tidak menyimpan ilmu yang diperoleh hanya untuk diri sendiri.
"Jadilah penggerak di lingkungan kalian. Ceritakan kepada tetangga, berani laporkan jika ada pelanggaran, dan tunjukkan bahwa masyarakat Way Kanan adalah masyarakat yang peduli dan melek demokrasi. Karena suara rakyat yang terjaga adalah suara rakyat yang berdaulat," tegasnya.
Bawaslu Way Kanan berkomitmen untuk terus menggencarkan P2P sebagai bagian dari strategi pencegahan pelanggaran pemilu yang berakar langsung dari masyarakat demi terwujudnya Pemilu 2029 yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Way Kanan.
Penulis: Tim Humas Bawaslu Way Kanan Editor: Redaksi
Publikasi: Sabtu, 19 September 2026