Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Way Kanan Hadiri Pembukaan PPAB, KTD, dan KONFERCAB GMNI Way Kanan.

Bawaslu wk

Pembukaan PPAB, KTD, dan KONFERCAB DPC GMNI Way Kanan.

Way Kanan, 8 Mei 2026 — Ketua Bawaslu Kabupaten Way Kanan, Sukindra Rahayu, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Pembukaan PPAB, KTD, dan KONFERCAB DPC GMNI Way Kanan yang diselenggarakan pada Jumat (8/5/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di Coffe Bobsky Baradatu, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan.

Kehadiran Sukindra Rahayu dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap proses kaderisasi organisasi kemahasiswaan, khususnya dalam membangun generasi muda yang kritis, ideologis, dan berintegritas. Selain Ketua Bawaslu, turut hadir Ketua KPU Way Kanan Hairul Pasha, serta anggota Bawaslu Way Kanan Arif Rahman dan Lekat Rizwan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Way Kanan ini mengusung tema: “Kaderisasi PPAB, KTD, dan KONFERCAB sebagai Jalan Pembentukan dan Konsolidasi Kader Menuju Organisasi yang Ideologis dan Revolusioner.” Tema ini menekankan pentingnya proses kaderisasi sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter dan arah gerak organisasi yang kuat secara ideologi serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sukindra Rahayu menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan hal penting dalam membangun kesadaran demokrasi, khususnya bagi generasi muda. Ia menilai bahwa organisasi kemahasiswaan seperti GMNI memiliki peran strategis dalam menciptakan kader-kader bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian.

“Melalui kegiatan kaderisasi seperti ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami nilai-nilai ideologi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Peran mahasiswa sangat penting dalam menjaga demokrasi agar tetap berjalan secara jujur, adil, dan partisipatif,” ujar Sukindra.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara penyelenggara pemilu dan elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, sangat diperlukan dalam mengawal proses demokrasi. Menurutnya, partisipasi aktif mahasiswa dapat menjadi kekuatan kontrol sosial yang konstruktif.

Sementara itu, kegiatan tersebut diikuti oleh kader GMNI Way Kanan serta sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen organisasi dan instansi. Acara berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan dan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal organisasi dalam menghadapi dinamika sosial dan politik ke depan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, GMNI Way Kanan diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang militan, progresif, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai perjuangan rakyat, sesuai dengan semangat marhaenisme yang menjadi dasar perjuangan organisasi.

Penulis dan Editor : Nurul Azmi