Lompat ke isi utama

Berita

Lukman Latip Hadiri Istighosah HUT ke-26 Way Kanan, Ajak Syukuri Nikmat dan Jaga Persatuan

LL

Anggota Bawaslu Way Kanan, Lukman Latip, menghadiri istighosah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Way Kanan sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama untuk kemajuan daerah.

WAY KANAN — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Way Kanan, Anggota Bawaslu Way Kanan, Lukman Latip, menghadiri kegiatan Istighosah dan Doa Bersama yang digelar di Masjid Agung Ashabul Yamin, Blambangan Umpu, pada Selasa (29/4/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Plt. Bupati Way Kanan Ayu Assalasiyah, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta seluruh unsur masyarakat yang bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Way Kanan.

Dalam kesempatan itu, Lukman Latip menyampaikan bahwa momentum peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan perjalanan pembangunan dan memperkuat semangat kebersamaan.

“Istighosah ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga pengingat agar kita semua terus menjaga semangat persatuan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam membangun daerah serta mengawal demokrasi di Way Kanan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Bawaslu Way Kanan siap terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah melalui pengawasan yang partisipatif dan berbasis nilai-nilai kejujuran.

“Sebagai lembaga pengawas, kami selalu berkomitmen memastikan jalannya demokrasi yang damai dan bermartabat. Nilai-nilai religius seperti ini memperkuat semangat kami untuk bekerja dengan integritas,” tambah Lukman.

Sementara itu, dalam sambutannya, Plt. Bupati Way Kanan Ayu Assalasiyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus berperan dalam menjaga kondusivitas daerah, termasuk Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu.

“Peringatan HUT ke-26 ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan doa bersama, kita wujudkan Way Kanan yang lebih maju, religius, dan demokratis,” tutur Ayu.

Kegiatan istighosah ditutup dengan doa bersama dan tausiyah oleh para ulama, yang mengingatkan pentingnya menjaga nilai kejujuran, gotong royong, serta rasa cinta terhadap daerah sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral.

“Semoga Way Kanan semakin diberkahi dan masyarakatnya semakin solid dalam menjaga kedamaian serta demokrasi,” tutup Lukman.

Penulis dan Editor : Nurul Azmi