Lekat Rizwan Tegaskan Pentingnya Edukasi Pemilih Pemula untuk Cegah Pelanggaran Sejak Dini
|
Way Kanan — Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Way Kanan, Lekat Rizwan, menegaskan bahwa upaya pencegahan pelanggaran pemilu harus dimulai sejak dini, terutama melalui edukasi kepada pemilih pemula. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bertajuk “Bawaslu Manjau” yang digelar di SMKN Blambangan Umpu, Selasa (21/10/2025).
Dalam kegiatan yang diikuti ratusan siswa tersebut, Lekat menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat, terutama pemilih pemula, yang belum memahami batas-batas etika dan aturan dalam tahapan pemilu. Menurutnya, hal ini dapat menjadi celah munculnya pelanggaran, baik secara sengaja maupun tidak.
“Seringkali pelanggaran terjadi bukan karena niat, tapi karena ketidaktahuan. Maka dari itu, edukasi kepada pemilih pemula sangat penting agar mereka paham apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam tahapan pemilu,” tegas Lekat.
Ia menambahkan, Bawaslu Way Kanan berkomitmen memperkuat langkah pencegahan berbasis pengetahuan, di mana masyarakat — khususnya generasi muda — tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga bagian dari pengawasan aktif dalam menjaga integritas demokrasi.
“Kami ingin masyarakat, terutama anak muda, menjadi pengawas bagi lingkungannya sendiri. Dengan memahami aturan, mereka bisa ikut mencegah praktik curang sejak awal,” ujarnya.
Kegiatan “Bawaslu Manjau” sendiri merupakan salah satu inovasi Bawaslu Way Kanan dalam menyebarkan semangat pengawasan partisipatif dengan cara yang lebih dekat dan komunikatif kepada masyarakat. Melalui program ini, Bawaslu tidak hanya hadir di ruang formal, tetapi juga turun langsung ke sekolah, kampus, dan komunitas warga untuk memberikan edukasi kepemiluan secara interaktif.
Dengan semangat kolaboratif, Bawaslu Way Kanan berharap pemilih muda menjadi garda depan dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi