Arif Rahman: “Bawaslu Manjau Jadi Wadah Edukasi Demokrasi bagi Generasi Muda”
|
Way Kanan — Dalam upaya menumbuhkan kesadaran politik dan partisipasi aktif generasi muda, Bawaslu Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan “Bawaslu Manjau” di SMKN Blambangan Umpu, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosialisasi pengawasan partisipatif yang bertujuan menghadirkan Bawaslu lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pemilih pemula.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Arif Rahman menyebutkan bahwa “Bawaslu Manjau” bukan sekadar kegiatan sosialisasi, tetapi juga wadah edukasi demokrasi yang dikemas secara interaktif dan humanis.
“Kami tidak ingin pengawasan hanya berhenti di ruang kantor. Lewat Bawaslu Manjau, kami turun langsung, berdialog, dan mengedukasi masyarakat terutama pemilih pemula agar mereka tidak apatis terhadap proses demokrasi,” jelas Arif.
Ia menegaskan bahwa Bawaslu Manjau menjadi strategi untuk menciptakan pengawasan yang partisipatif, dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keadilan pemilu.
Menurut Arif, keterlibatan aktif generasi muda sangat penting karena mereka memiliki semangat dan kepekaan tinggi terhadap nilai-nilai kejujuran, keadilan, serta transparansi.
“Anak muda hari ini adalah penentu masa depan demokrasi. Ketika mereka sadar akan pentingnya mengawasi proses pemilu, maka ke depan bangsa ini akan memiliki pemilu yang lebih bersih dan berintegritas,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Way Kanan berharap pemilih pemula dapat memahami hak dan tanggung jawabnya, serta turut berkontribusi dalam menjaga integritas setiap tahapan pemilu.
Program Bawaslu Manjau akan terus digelar di berbagai sekolah dan komunitas masyarakat sebagai bentuk komitmen lembaga pengawas pemilu dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif, transparan, dan partisipatif.