TNI Berperan Strategis Dukung Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu
|
Way Kanan — Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pengawasan pemilu di Indonesia tak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kelancaran tahapan pemilu dan pilkada melalui kolaborasi dengan Bawaslu.
TNI memiliki beberapa fungsi strategis dalam membantu Bawaslu, antara lain:
- Pengamanan Tahapan Pemilu
TNI bersama aparat keamanan lainnya memastikan setiap proses pemilu berjalan aman dan kondusif, mulai dari distribusi logistik, penghitungan suara, hingga pengumuman hasil. - Mencegah Gangguan dan Konflik
TNI membantu mencegah potensi konflik atau gangguan di masyarakat yang bisa mempengaruhi jalannya pemilu, termasuk kerumunan di TPS dan pelanggaran keamanan di wilayah rawan. - Sinergi Edukasi dan Sosialisasi
TNI mendukung program edukasi dan sosialisasi Bawaslu untuk masyarakat, terutama dalam hal partisipasi aktif, etika memilih, dan mencegah pelanggaran.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Humas Bawaslu Way Kanan, Arif Rahman, menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Sinergi Bawaslu dan TNI membuat pengawasan pemilu lebih efektif. Masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya dengan aman, sekaligus menjaga integritas demokrasi,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0427/Way Kanan, Letkol Arm Sigit Windarto, S.Sos.M.Han, menambahkan, “Kami hadir bukan hanya sebagai pengawal keamanan, tapi juga mitra strategis Bawaslu dalam memastikan setiap tahapan pemilu berjalan adil, aman, dan transparan.”
Dengan dukungan TNI, Bawaslu berharap pengawasan pemilu tidak hanya berjalan dari sisi administratif, tetapi juga menghadirkan suasana demokrasi yang kondusif dan partisipatif.