Lompat ke isi utama

Berita

Pleno Pemutakhiran DPB, Sukindra : Data Pemilih yang Meninggal Harus tersinkronisasi agar tidak menjadi Problem yang berulang.

Ketua dan anggota bawaslu

Ketua Bawaslu Way Kanan Sukindra Rahayu (kiri) bersama Anggota Bawaslu Way Kanan Lekat Rizwan (Kanan) dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di KPU Way Kanan. 

Bawaslu-Way Kanan: Ketua dan Anggota Bawaslu Way Kanan Sukindra Rahayu dan Lekat Rizwan Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Kabupaten Way Kanan Tahun 2025, (2/7). 

Rapat yang berlangsung di Aula KPU Way Kanan tersebut dihadiri oleh Kepala Disdukcapil Way Kanan, Kapolisian Resort Way Kanan dan stakeholder terundang. Rapat yang berlangsung hampir satu (1) jam tersebut membahas total data Pemilih yang telah wafat, dan berfokus pada Sinkronisasi  Data antara DISDUKCAPIL dan KPU Way Kanan. 

Ketua Bawaslu Way Kanan Sukindra Rahayu, Soroti Perbedaan data penduduk sebanyak 3.915 (tiga ribu sembilan ratus lima belas) antara Disdukcapil dan KPU way kanan.

 “sebanyak 3.915 data penduduk tidak sinkron antara dukcapil dan KPU, jumlahnya sangat signifikan dan ini menjadi atensi kita semua agar tidak menimbulkan kebingungan ditengah masyarakat” ujar Sukindra. 

Dia menegaskan sejak dahulu data penduduk yang meninggal menjadi problem mengingat masyarakat yang kerabatnya telah wafat enggan melaporkan kematian dsb. “Data penduduk yg meninggal menjadi problem sejak dulu yang memang bersumber dari masyarakatnya yg tidak melaporkan kematian dsb, pada akhirnya ketika DPT (daftar pemilih tetap) disahkan,kembali meluap kenapa masih muncul data yang meninggal, ya karena datanya mash ada di dukcapil” tambah-Nya. 

Sukindra Menegaskan Meminimalisi hal diatas Bawaslu Way Kanan segera mendirikan Posko Aduan Masyarakat baik langsung ataupun aduan melalui daring (medsos). “Posko ini nantinya bertujuan agar data akurat dan program pengawasan partisipatif juga bisa dijadikan program untuk mengajak masyarakat peduli terhadap data pemilih sehingga pendataan bisa akurat Sehingga rekapitulasi data dari KPU terus dimutakhirkan dan diperbaiki secara intensif sehingga perbedaan data tidak terlalu jauh untuk disampaikan kepada publik” tutup Sukindra. 

Penulis dan Foto : Inca AW dan Parli 

Editor : Nurul A

Tag
bawaslumengawasi