Lompat ke isi utama

Berita

Pidato Perdana Bupati Ali Rahman Jadi Momentum Bawaslu Way Kanan Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga

Bupati terpilih

Pidato perdana Bupati Way Kanan periode 2025–2030, Drs. Ali Rahman, M.T., di Gedung DPRD Way Kanan menjadi momentum awal bagi Bawaslu Way Kanan memperkuat komunikasi lintas lembaga demi mewujudkan demokrasi yang transparan dan inklusif.

WAY KANAN – Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Way Kanan, Senin (24/2/2025), Bupati Way Kanan periode 2025–2030 Drs. Ali Rahman, M.T. menyampaikan pidato perdananya yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Momen tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta lembaga vertikal, termasuk Anggota Bawaslu Way Kanan, Sigit Suwardi, yang hadir mewakili lembaga pengawas pemilu.

Menurut Sigit, kehadiran Bawaslu dalam forum pemerintahan merupakan langkah penting untuk memperkuat komunikasi antar-lembaga, khususnya dalam hal pengawasan dan pendidikan politik bagi masyarakat.

“Momentum ini kami maknai sebagai awal sinergi positif antara lembaga pengawas dan pemerintah daerah. Bawaslu akan terus berkomitmen menjaga integritas demokrasi melalui kolaborasi yang tetap menjunjung tinggi prinsip netralitas,” ujar Sigit Suwardi, Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Way Kanan.

Sigit menambahkan, hubungan baik antara Bawaslu dan pemerintah daerah menjadi pondasi penting dalam menciptakan ruang demokrasi yang sehat dan partisipatif.
Ia menilai, peran lembaga pengawas tidak hanya hadir saat penyelenggaraan Pemilu atau Pemilihan, namun juga dalam memastikan partisipasi masyarakat meningkat di setiap tahapan demokrasi.

“Bawaslu Way Kanan siap berkolaborasi dalam kegiatan pendidikan politik dan peningkatan partisipasi masyarakat, agar demokrasi di Way Kanan makin inklusif dan berintegritas,” tuturnya.

Pidato perdana Bupati Ali Rahman juga menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam mendukung program pembangunan daerah. Bawaslu melihat hal ini sejalan dengan semangat lembaga pengawas pemilu untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas publik.

“Sinergi ini bukan hanya tentang kerja formal antarinstansi, tapi juga bagaimana setiap lembaga punya tanggung jawab moral dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan,” pungkas Sigit.

Dengan semangat kolaborasi lintas lembaga, Bawaslu Way Kanan berkomitmen untuk terus menjaga integritas demokrasi di daerah, memastikan setiap proses politik berlangsung jujur, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Kehadiran dalam forum pemerintahan menjadi bukti nyata bahwa pengawasan demokrasi tidak hanya dilakukan di masa pemilu, tetapi juga dalam mengawal semangat transparansi pemerintahan daerah.

Penulis dan Editor: Nurul Azmi