Lompat ke isi utama

Berita

Peringati Hari Jadi ke-26 Way Kanan, Bawaslu Ajak Masyarakat Jaga Demokrasi yang Bersih dan Jurdil

Way kanan

Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Way Kanan ke-26, Bawaslu mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

WAY KANAN — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Way Kanan ke-26, yang jatuh pada 27 April 2025, tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi masyarakat, tetapi juga momentum refleksi bagi lembaga pengawas Pemilu untuk memperkuat kolaborasi menjaga demokrasi yang bersih dan berintegritas.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Way Kanan, Arif Rahman, menegaskan bahwa semangat peringatan HUT ke-26 harus menjadi energi baru bagi seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun penyelenggara Pemilu, untuk bersama-sama memastikan keadilan dan transparansi dalam setiap proses demokrasi.

“Hari Jadi Way Kanan bukan hanya tentang usia, tetapi tentang semangat kebersamaan. Bawaslu berkomitmen terus menjalin sinergi dengan semua pihak agar demokrasi di daerah ini tumbuh sehat dan Pemilu berlangsung jujur serta adil,” ujar Arif.

Menurutnya, pengawasan Pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu, melainkan tanggung jawab moral seluruh warga negara. Masyarakat diharapkan aktif mengawasi jalannya tahapan Pemilu dan Pilkada mendatang agar terhindar dari praktik politik uang, hoaks, maupun pelanggaran etika politik.

“Demokrasi yang baik lahir dari partisipasi yang sehat. Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, kita bisa memastikan Way Kanan menjadi contoh daerah dengan proses politik yang bersih,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Way Kanan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat atas kontribusi dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di daerah.
Arif menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap proses Pemilu.

“Kami selalu terbuka untuk bekerja sama dengan instansi, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat. Dengan sinergi itu, kita bisa mencegah potensi pelanggaran sejak dini,” tuturnya.

Momentum HUT ke-26 ini, kata Arif, menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak hanya dibangun di masa Pemilu, tetapi juga melalui konsistensi menjaga nilai-nilai kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab publik setiap saat.

“Mari jadikan ulang tahun ke-26 Way Kanan ini sebagai semangat bersama untuk melangkah maju, menjaga keutuhan daerah, dan memperkuat demokrasi yang bersih, jujur, serta adil,” tutup Arif Rahman.

Penulis dan Editor : Nurul Azmi