Peran Strategis TNI dalam Mendukung Pengawasan Pemilu untuk Wujudkan Demokrasi yang Maju dan Bermartabat
|
WAY KANAN — Dalam setiap pesta demokrasi, stabilitas keamanan menjadi faktor kunci agar proses Pemilu berjalan lancar, tertib, dan adil. Di sinilah Tentara Nasional Indonesia (TNI) memainkan peran strategis sebagai penjaga kedaulatan sekaligus pendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu di seluruh pelosok negeri.
Meskipun bukan bagian langsung dari penyelenggara Pemilu, TNI memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional dalam memastikan situasi nasional tetap kondusif. TNI membantu lembaga pengawas pemilu seperti Bawaslu dalam bentuk dukungan keamanan, koordinasi lintas instansi, serta penguatan stabilitas wilayah, terutama di masa-masa rawan politik.
Ketua Bawaslu Way Kanan, Sukindra Rahayu, menegaskan bahwa netralitas TNI merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
“TNI memiliki posisi strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pemilu. Sinergi antara Bawaslu, TNI, Polri, dan pemerintah daerah sangat penting agar Pemilu berjalan damai dan bermartabat,” ujarnya.
Sukindra menambahkan, dalam konteks pengawasan, TNI tidak terlibat dalam politik praktis, namun berperan menjaga keamanan dan mendukung kelancaran distribusi logistik serta pengamanan di daerah terpencil.
“Kami sangat mengapresiasi profesionalisme TNI yang selalu netral dan siap membantu ketika dibutuhkan, tanpa mencampuri urusan politik,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Way Kanan, Arif Rahman, menjelaskan bahwa kerja sama dengan TNI juga dilakukan dalam bentuk komunikasi dan koordinasi lintas lembaga.
“Kami sering berkoordinasi dengan unsur TNI di daerah, terutama dalam hal kesiapsiagaan menghadapi potensi kerawanan politik. Kolaborasi ini penting agar setiap tahapan pengawasan berjalan aman dan terkendali,” ungkap Arif.
Arif juga menekankan bahwa demokrasi yang maju tidak hanya ditopang oleh penyelenggara dan peserta Pemilu, tetapi juga oleh lembaga-lembaga negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Demokrasi tidak akan tumbuh jika situasinya tidak aman. Karena itu, peran TNI dalam menjaga stabilitas menjadi bentuk dukungan nyata terhadap demokrasi Indonesia,” tutupnya.
Melalui kerja sama dan sinergi lintas lembaga, termasuk dengan TNI, Bawaslu Way Kanan berkomitmen terus memperkuat pengawasan Pemilu yang jujur, adil, dan damai, demi terwujudnya demokrasi yang matang dan berintegritas di Indonesia.
Penulis dan Editor: Nurul Azmi