Peran Strategis Pers dalam Cegah Hoaks Pasca Pemilihan Serentak 2024 di Way Kanan
|
WAY KANAN –
Pasca pemilihan serentak tahun 2024, arus informasi di media sosial dan digital semakin deras, termasuk potensi munculnya berita bohong atau hoaks. Dalam situasi ini, peran pers menjadi sangat vital sebagai penjaga akurasi informasi dan pilar utama pencegahan disinformasi di masyarakat.
Arif mengatakan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan setiap informasi yang disebarkan telah melalui proses verifikasi yang ketat.
“Pers adalah garda depan dalam menjaga ketenangan publik. Di tengah suasana pasca pemilihan, peran jurnalis sangat penting untuk menepis isu-isu liar dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujar Arif, Rabu (28/5/2025).
Ia menambahkan, kerja sama antara Bawaslu dan media di daerah harus terus diperkuat melalui program edukasi publik dan klarifikasi berita hoaks yang beredar.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan media untuk menjaga kondusifitas dan mencegah polarisasi akibat informasi menyesatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Sukindra Rahayu Ketua Bawaslu Way Kanan, menjelaskan bahwa pers memiliki fungsi strategis sebagai filter sosial dalam membedakan antara fakta dan opini.
“Ketika masyarakat terpapar hoaks politik, yang pertama harus tampil menenangkan adalah media. Tugas pers bukan hanya memberitakan, tapi juga meluruskan. Ini bagian dari tanggung jawab moral menjaga demokrasi,” ungkap Sukindra
Menurutnya, Bawaslu Way Kanan secara rutin berkoordinasi dengan wartawan dalam menyampaikan klarifikasi terhadap isu kepemiluan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu dan lembaga penyelenggara.
Lebih jauh, Sukindra menegaskan bahwa literasi media dan verifikasi fakta merupakan kunci dalam menangkal hoaks politik yang berpotensi memecah belah masyarakat.
“Kekuatan media yang independen dan berintegritas adalah benteng terakhir melawan manipulasi informasi,” pungkasnya.
Dengan peran aktif pers, diharapkan masyarakat Way Kanan dapat terus menikmati atmosfer demokrasi yang damai, sehat, dan berintegritas pasca Pemilu 2024.
Penulis dan Editor: Nurul Azmi