Pasca Penetapan Hasil Pilkada, Bawaslu Way Kanan Perkuat Koordinasi dengan Stakeholder
|
Way Kanan, (14/1/2025) — Setelah rampungnya tahapan penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan kini fokus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder penyelenggara dan pengawas demokrasi di tingkat daerah.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen lembaga untuk memastikan keberlanjutan pengawasan pasca tahapan pemilihan.
Kegiatan koordinasi dilakukan di Sekretariat Bawaslu Way Kanan, Selasa (14/1/2025), dengan melibatkan berbagai unsur seperti KPU, Forkopimda, Panwaslu Kecamatan, serta perwakilan tokoh masyarakat.
Fokus utama pembahasan meliputi evaluasi pelaksanaan pengawasan, penataan arsip hasil pemilihan, serta persiapan menghadapi potensi sengketa pasca penetapan.
Ketua Bawaslu Way Kanan, Sukindra Rahayu, menjelaskan bahwa koordinasi lintas pihak sangat penting untuk menjaga konsistensi nilai demokrasi di daerah.
“Tahapan boleh selesai, tapi fungsi pengawasan dan koordinasi tidak boleh berhenti. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam memastikan hasil pemilihan berjalan sesuai prinsip keadilan dan keterbukaan,” ujarnya.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu Way Kanan, Sigit Dwi Suwardi, menegaskan bahwa penguatan koordinasi ini menjadi bagian dari strategi kelembagaan untuk meningkatkan kualitas pengawasan secara berkelanjutan.
“Koordinasi ini penting agar setiap lembaga, baik penyelenggara maupun pengawas, tetap berada dalam satu frekuensi. Kita ingin memastikan bahwa seluruh hasil kerja pengawasan terdokumentasi, tersampaikan, dan bisa menjadi acuan bersama untuk Pilkada berikutnya,” jelas Sigit.
Ia juga menambahkan bahwa melalui sinergi dengan berbagai pihak, Bawaslu ingin membangun budaya pengawasan partisipatif di masyarakat, agar semangat menjaga demokrasi tidak hanya lahir dari lembaga pengawas, tetapi juga dari partisipasi publik.
“Demokrasi yang sehat tidak hanya dijaga oleh penyelenggara, tapi juga oleh warga. Bawaslu berkomitmen membuka ruang kolaborasi agar ke depan, pengawasan bisa lebih terbuka dan inklusif,” tutupnya.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi