Ketua Bawaslu Way Kanan: Kompetisi Debat Hukum Pemilu Jadi Wadah Cetak Generasi Pengawas Demokrasi
|
Way Kanan – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan, Sukindra Rahayu, menyambut baik penyelenggaraan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-5 Tahun 2025 yang digelar oleh Bawaslu RI.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menanamkan semangat pengawasan partisipatif di kalangan mahasiswa dan mencetak generasi muda yang kritis terhadap proses demokrasi.
“Kompetisi debat ini bukan sekadar perlombaan. Ini adalah wadah pembelajaran dan pengkaderan pengawas pemilu masa depan. Lewat debat, mahasiswa diajak memahami nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam proses demokrasi,” ujar Sukindra, Selasa (26/10).
Ia menilai, mahasiswa memiliki potensi besar dalam memperkuat ekosistem pengawasan pemilu di Indonesia. Dengan wawasan akademik dan semangat idealisme yang tinggi, mahasiswa bisa menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengawal jalannya pemilu yang berintegritas.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sangat penting untuk memastikan setiap proses pemilihan berjalan jujur dan adil. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dilestarikan,” tambahnya.
Selain itu, Sukindra juga mendorong mahasiswa asal Way Kanan agar turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Ia berharap, keikutsertaan mahasiswa daerah dapat membawa semangat baru sekaligus memperluas jaringan pengawas demokrasi di tingkat lokal.
“Kami berharap mahasiswa Way Kanan ikut berpartisipasi. Jadikan ini kesempatan untuk belajar, berkontribusi, dan menunjukkan bahwa pemuda daerah juga bisa berperan dalam menjaga demokrasi nasional,” tutupnya.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi