Lompat ke isi utama

Berita

Hari Raya Galungan Jadi Momentum Bawaslu Way Kanan Perkuat Pengawasan dan Toleransi Demokrasi

Galungan

Bawaslu Way Kanan menjadikan Hari Raya Galungan 2025 sebagai momentum memperkuat nilai toleransi, kedisiplinan moral, dan semangat pengawasan demokrasi yang berintegritas di tengah masyarakat multikultural.

WAY KANAN — Peringatan Hari Raya Galungan pada Rabu, 23 April 2025, menjadi momentum reflektif bagi Bawaslu Kabupaten Way Kanan untuk memperkuat semangat pengawasan dan menjunjung tinggi nilai toleransi di tengah keberagaman.
Momentum keagamaan ini tidak hanya dimaknai sebagai perayaan spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh jajaran Bawaslu agar terus menjaga integritas, keadilan, dan keharmonisan sosial dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Way Kanan, Lekat Rizwan, menegaskan bahwa makna Hari Raya Galungan yang mengandung kemenangan dharma atas adharma sejalan dengan prinsip pengawasan yang bersih dan berkeadilan.

“Bagi kami, Galungan menjadi simbol perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan. Sama seperti tugas Bawaslu dalam memastikan setiap proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan bermartabat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai luhur seperti kejujuran, keikhlasan, dan tanggung jawab sosial harus menjadi dasar setiap langkah dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada mendatang.

“Toleransi dan disiplin moral adalah dua hal penting dalam menjaga demokrasi. Ketika kita menghargai perbedaan, maka keadilan akan menemukan tempatnya,” tambah Lekat.

Peringatan Hari Raya Galungan juga menjadi sarana bagi Bawaslu untuk mempererat hubungan sosial antarpegawai lintas agama dan memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan kerja.
Melalui semangat kebersamaan itu, Bawaslu Way Kanan ingin menegaskan bahwa pengawasan yang efektif hanya bisa dilakukan dengan hati yang bersih dan niat tulus untuk menjaga marwah demokrasi.

“Kami berharap semangat Galungan menginspirasi seluruh jajaran pengawas untuk terus menegakkan nilai dharma—kebenaran dan keadilan—di setiap pengambilan keputusan,” tutup Lekat Rizwan.

Dengan semangat Hari Raya Galungan ini, Bawaslu Way Kanan berkomitmen menjaga netralitas, meningkatkan sinergitas, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan agar pengawasan Pemilu ke depan semakin profesional dan berintegritas.

Penulis dan Editor : Nurul Azmi