Bawaslu Way Kanan Temukan Kejanggalan Data Pemilih Saat Awasi Coktas di Banjit dan Gunung Labuhan
|
Way Kanan – Bawaslu Kabupaten Way Kanan melalui staf sekretariat melakukan pengawasan langsung terhadap proses Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) di Kecamatan Banjit dan Gunung Labuhan, Rabu (5/11/2025). Pengawasan ini bertujuan memastikan keakuratan dan validitas data pemilih menjelang tahapan pemilihan berikutnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu menemukan beberapa kejanggalan data di lapangan. Di Kecamatan Banjit, ditemukan seorang nenek yang secara administrasi tercatat telah meninggal dunia, namun setelah dilakukan pengecekan langsung oleh petugas pengawas, diketahui bahwa yang bersangkutan masih hidup dan tinggal di rumahnya.
Sementara di Kecamatan Gunung Labuhan, ditemukan kasus serupa, di mana seorang pria yang telah meninggal dunia memiliki perbedaan penulisan nama antara akta kematian dan kartu keluarga, sehingga datanya belum tercoret dari daftar pemilih.
Ketua Bawaslu Way Kanan, Sukindra Rahayu, menegaskan bahwa temuan tersebut menjadi perhatian serius bagi Bawaslu dan pihak penyelenggara pemutakhiran data.
“Proses Coktas ini sangat krusial untuk memastikan hak pilih warga benar-benar valid. Temuan di lapangan menunjukkan masih perlunya perbaikan dan ketelitian dalam pendataan,” ujar Sukindra.
Ia juga menyoroti bahwa masih banyak warga yang enggan melaporkan kematian anggota keluarganya kepada pemerintah desa karena khawatir kehilangan bantuan sosial dari pemerintah, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian data pemilih.
“Kami mendorong masyarakat agar jujur dan terbuka dalam pelaporan administrasi kependudukan. Tujuan utamanya bukan semata administrasi, tapi agar hak pilih pada pemilu mendatang benar-benar bersih dan akurat,” tambahnya.
Bawaslu Way Kanan akan terus melakukan pengawasan melekat terhadap proses Coktas di seluruh kecamatan, serta berkoordinasi dengan KPU dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh data pemilih diperbarui secara akurat dan transparan.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi