Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Way Kanan Perkuat Edukasi Dan Kolaborasi Publik Pasca Pemilihan Serentak

sigit

Bawaslu Way Kanan melalui Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas terus memperkuat literasi politik dan kolaborasi masyarakat pasca Pemilu 2024.

Way Kanan — Usai pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan terus menunjukkan komitmennya menjaga semangat pengawasan partisipatif. Melalui Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Parmas Humas), lembaga ini kini berfokus pada program edukasi publik dan penguatan sinergi lintas sektor di masa jeda tahapan.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Way Kanan, Arif Rahman, mengatakan bahwa fase pasca pemilu bukan berarti pengawasan berhenti. Justru, inilah waktu terbaik untuk memperkuat kapasitas dan membangun kesadaran masyarakat agar lebih aktif dalam mengawal demokrasi.

“Kita ingin masyarakat tetap punya semangat mengawasi meskipun tahapan pemilu sudah selesai. Pengawasan partisipatif itu bukan hanya saat pencoblosan, tapi juga dalam proses politik sehari-hari,” ujar Arif, Rabu (20/3/2025).

Menurut Arif, kegiatan pasca pemilu diarahkan pada pendekatan pencegahan berbasis edukasi. Melalui sosialisasi di sekolah, kampus, dan komunitas lokal, Bawaslu Way Kanan mendorong generasi muda agar memahami nilai-nilai demokrasi, integritas penyelenggara, serta bahaya politik uang.

Selain itu, fungsi kehumasan kini difokuskan untuk membangun transparansi dan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu. Arif menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara Bawaslu dan masyarakat dalam menghadapi dinamika politik lokal.

“Kami ingin Bawaslu hadir bukan hanya saat pemilu, tapi juga menjadi mitra strategis masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi di Way Kanan,” tambahnya.

Ke depan, Divisi Parmas Humas berencana menggandeng organisasi masyarakat sipil, lembaga pendidikan, dan media lokal untuk menjalankan berbagai program literasi politik dan kampanye anti-hoaks. Langkah ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi pengawasan demokrasi yang berkelanjutan.

Dengan pendekatan kolaboratif dan edukatif, Bawaslu Way Kanan optimistis dapat menumbuhkan kesadaran politik masyarakat yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab—selaras dengan visi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang berintegritas dan dipercaya publik.

 

Penulis dan Editor : Nurul Azmi