Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Way Kanan Libatkan Kelompok Disabilitas dan Perempuan dalam P2P

AA

Aria alfariza,

WAY KANAN — Bawaslu Kabupaten Way Kanan kembali menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan mengusung fokus baru, yakni penguatan pengawasan inklusif yang melibatkan kelompok disabilitas, pemilih pemula, dan organisasi perempuan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh elemen masyarakat memiliki hak dan akses yang sama dalam mengawal jalannya demokrasi.

Pelatihan ini dirancang untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran yang kerap merugikan kelompok rentan, seperti intimidasi pemilih, diskriminasi di TPS, hingga kurangnya aksesibilitas fasilitas pemungutan suara.

Koordinator sekretariat Bawaslu Kabupaten Way Kanan, Aria Alfariza, menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali dalam ekosistem pengawasan pemilu.

"Demokrasi yang berkualitas adalah demokrasi yang ramah dan inklusif bagi semua. Melalui P2P ini, kami ingin meruntuhkan hambatan bagi kelompok disabilitas dan perempuan untuk ikut aktif mengawasi. Kehadiran mereka di lapangan sangat krusial agar tidak ada satu pun hak pilih warga yang terabaikan atau dicurangi," tegas Aria Alfariza.

Lewat P2P berbasis inklusivitas ini, Bawaslu Way Kanan berkomitmen menciptakan ruang pengawasan yang adil, responsif gender, serta ramah disabilitas demi terwujudnya pemilu yang benar-benar adil dan bermartabat.