Bawaslu Way Kanan Gunakan Masa Pasca Pemilu untuk Perkuat Pengawasan Internal dan Disiplin Pegawai
|
WAY KANAN – Setelah pemilihan serentak 2024 berakhir, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan terus melanjutkan tanggung jawabnya, kali ini dengan fokus menguatkan sistem pengawasan internal dan kedisiplinan pegawai di lingkungan sekretariat maupun pengawas kecamatan.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Way Kanan, Sigit Suwardi, menjelaskan bahwa pasca pemilu merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kelembagaan, baik secara individu maupun tim.
“Kita ingin memastikan setiap pegawai dan pengawas memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam menjaga integritas lembaga. Integritas internal adalah fondasi kepercayaan publik. Itu yang terus kita jaga bersama-sama,” tegasnya, Jumat (20/3).
Menurut Sigit, pengawasan internal bukan hanya sebatas memastikan kehadiran atau disiplin kerja, tetapi juga memastikan pelaksanaan tugas sesuai dengan Kode Etik ASN, Standar Operasional Prosedur (SOP) Bawaslu, dan Perbawaslu Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Laksana Organisasi.
Ia menyebut, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan audit internal kinerja, termasuk evaluasi terhadap efektivitas koordinasi antar divisi selama masa pemilu lalu.
“Setiap pemilu pasti memberi pelajaran. Dari situ kami ingin perbaiki tata kerja, memperkuat kolaborasi antar divisi, dan memastikan tidak ada tumpang tindih wewenang,” jelasnya.
Selain itu, Bawaslu Way Kanan berencana memperkuat mekanisme internal control melalui pembentukan Tim Etik Internal, yang berfungsi menegakkan nilai integritas dan profesionalisme di lingkungan pengawas pemilu.
“Kita juga dorong sistem pelaporan internal berbasis transparansi. Setiap pegawai harus merasa aman dan terbuka dalam melaporkan kendala atau dugaan pelanggaran kedisiplinan,” tambahnya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa Bawaslu bukan hanya tegas mengawasi penyelenggara dan peserta pemilu, tapi juga mampu menegakkan disiplin di lingkup internalnya sendiri.
“Pengawasan eksternal akan kuat kalau dari dalam kita bersih dan solid. Karena itu, penguatan SDM dan etika lembaga jadi fokus utama kami setelah tahapan pemilu selesai,” tutup Sigit.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi