Bawaslu Way Kanan Gelar Program “Bawaslu Manjau” di YP 17 Baradatu.
|
Way Kanan — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Way Kanan kembali menyelenggarakan program Bawaslu Manjau atau pengawasan partisipatif di lingkungan pendidikan. Kali ini, kegiatan digelar di YP 17 Baradatupada Selasa (25/11), dengan melibatkan ratusan pelajar untuk memperkuat pemahaman terkait pentingnya peran generasi muda dalam menjaga integritas demokrasi.
Ketua Bawaslu Way Kanan, Sukindra Rahayu, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Bawaslu Manjau merupakan upaya Bawaslu mendekatkan edukasi kepemiluan kepada masyarakat, khususnya para pelajar sebagai pemilih pemula.
“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda memahami pentingnya pengawasan partisipatif. Pelajar harus berani menolak politik uang, hoaks, dan segala bentuk pelanggaran pemilu. Demokrasi yang sehat hanya bisa terwujud bila masyarakat ikut mengawasi,” ujar Sukindra Rahayu dalam sambutannya.
Selama kegiatan, Bawaslu memberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelanggaran pemilu, mekanisme pelaporan, hingga pentingnya menjaga netralitas serta etika berdemokrasi. Siswa juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan para komisioner Bawaslu.
Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Bawaslu di lingkungan pendidikan. Pihak Sekolah YP 17 Baradatu, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk membangun literasi demokrasi sejak dini.
“Kami sangat mengapresiasi program Bawaslu Manjau. Siswa kami mendapatkan pengetahuan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga langsung dari lembaga pengawas pemilu. Ini penting untuk membentuk karakter pemilih cerdas dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara Bawaslu dan pelajar YP 17 Baradatu untuk menjadi agen pengawasan pemilu yang aktif dan berintegritas.
Dengan terselenggaranya program ini, Bawaslu Way Kanan berharap dapat memperluas jangkauan edukasi pemilu sehingga masyarakat—terutama generasi muda—dapat berperan aktif dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi