Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Way Kanan Gelar Pendidikan Pemilih Pemula di SMAN 3 Blambangan Umpu

Foto

Anggota Bawaslu Way Kanan, Sigit D. Suwardi, saat foto bersama Pihak SMAN 3 Blambangan Umpu pasca berikan edukasi demokrasi kepada pemilih pemula di SMAN 3 Blambangan Umpu, Senin (4/8).

Way Kanan – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan menggelar kegiatan Pendidikan bagi Pemilih di Aula Pertemuan SMA Negeri 3 Blambangan Umpu, Senin (4/8). Kegiatan ini menyasar para pelajar sebagai pemilih pemula yang akan menggunakan hak pilihnya untuk pertama kali pada pesta demokrasi mendatang.

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, yang menegaskan peran Bawaslu tidak hanya sebagai pengawas pemilu, tetapi juga sebagai lembaga edukatif yang mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.

Anggota Bawaslu Way Kanan, Sigit D. Suwardi, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Pemilih pemula adalah penentu arah masa depan bangsa. Karena itu, penting bagi adik-adik sekalian untuk memahami apa arti suara kalian. Satu suara bukan sekadar angka, tapi cerminan dari harapan dan tanggung jawab terhadap masa depan negeri,” ujar Sigit.

Sigit juga menegaskan bahwa Bawaslu terus berkomitmen untuk hadir di lingkungan pendidikan dalam rangka memberikan pemahaman politik yang sehat dan mencegah munculnya sikap apatis di kalangan generasi muda.

“Kami ingin para pelajar tidak hanya tahu cara memilih, tapi juga paham makna dari pilihan itu. Demokrasi akan kuat jika diisi oleh pemilih yang cerdas dan berintegritas,” tambahnya.

Sementara itu, Pihak SMA Negeri 3 Blambangan Umpu, menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu tersebut. Ia menilai bahwa edukasi politik seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan siswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak bisa belajar langsung dari sumbernya. Mereka jadi tahu bahwa demokrasi bukan hanya soal mencoblos, tapi juga soal memahami proses dan tanggung jawab sebagai warga negara,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang antusias diikuti oleh para siswa. Mereka tampak antusias mendengarkan penjelasan tentang peran Bawaslu, tahapan pemilu, serta pentingnya menolak politik uang dan hoaks selama proses pemilu.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Way Kanan berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pemilih yang berani bersuara, jujur, dan peduli terhadap masa depan demokrasi Indonesia.
 

Penulis dan Editor : Nurul Azmi