Bawaslu Way Kanan Ajak Masyarakat Aktif Awasi Pemilu Lewat Pengawasan Partisipatif
|
Way Kanan, Bawaslu – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan menegaskan pentingnya pengawasan partisipatif baik dalam setiap tahapan pemilu maupun non pemilu. Pengawasan ini melibatkan masyarakat secara aktif untuk bersama-sama menjaga jalannya pemilu agar berlangsung jujur, adil, dan berintegritas, (26/8).
Ketua Bawaslu Way Kanan, Sukindra Rahayu, mengatakan pengawasan partisipatif hadir sebagai solusi atas keterbatasan jumlah pengawas pemilu di lapangan. Menurutnya, masyarakat dapat menjadi “mata dan telinga” bagi Bawaslu dalam mengawasi potensi kecurangan di setiap titik penyelenggaraan pemilu.
Bawaslu Way Kanan menekankan bahwa pengawasan partisipatif bertujuan untuk: Mencegah kecurangan pemilu, termasuk praktik politik uang, manipulasi suara, penyalahgunaan fasilitas negara, hingga kampanye hitam. Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga proses pemilu berjalan lebih terbuka. Mengedukasi masyarakat, agar sadar bahwa suara rakyat tidak bisa diperjualbelikan. Memperkuat demokrasi, karena pemilu yang sehat hanya terwujud dengan keterlibatan rakyat.
Ada berbagai bentuk pengawasan partisipatif yang bisa dilakukan masyarakat, di antaranya: Pelaporan dugaan pelanggaran, misalnya politik uang, kampanye di luar jadwal, atau penyalahgunaan fasilitas pemerintah. Menjadi relawan pengawas, melalui rekrutmen resmi yang diselenggarakan Bawaslu. Edukasi publik, seperti kampanye tolak politik uang, melawan hoaks, dan mengajak memilih secara cerdas. Pengawasan media sosial, untuk memantau konten hoaks, ujaran kebencian, maupun kampanye terselubung. Pengawasan langsung di TPS, memastikan pemungutan suara berjalan jujur dan bebas dari intimidasi.
Pengawasan partisipatif, lanjut Ketua Bawaslu Way Kanan, dapat dilakukan oleh semua elemen masyarakat. Mulai dari warga biasa, mahasiswa, pelajar, organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), tokoh agama, tokoh adat, media, hingga relawan resmi Bawaslu yang terdaftar secara sah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemilu yang bersih tidak bisa dicapai tanpa peran aktif masyarakat.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan partisipatif. Bawaslu tidak mungkin bekerja sendiri. Semakin banyak mata yang mengawasi, semakin kecil peluang terjadinya kecurangan. Mari bersama-sama kita jaga suara rakyat agar pemilu benar-benar menjadi pesta demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat,” tutup-Nya.
Bawaslu Kabupaten Way Kanan akan melangsungkan Pengawasan Partisipatif di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan menargetkan pada pemilih pemula dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Way Kanan.
Penulis dan Editor : Nurul Azmi