Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Perkuat Koordinasi Dan Sinergi Lintas Sektor Di Masa Jeda Tahapan

Ketua

Way Kanan – Usai berakhirnya rangkaian pemilu dan pilkada serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Way Kanan kini memasuki masa jeda tahapan. Namun, Bawaslu justru memanfaatkan waktu ini untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan membangun sinergi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Anggota Bawaslu Way Kanan Lukman Latip menjelaskan bahwa sinergi antarinstansi merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi pengawasan, terutama di masa non-tahapan.

“Masa jeda bukan berarti berhenti bekerja. Justru ini saat yang tepat bagi kami untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat agar fungsi pengawasan tetap berjalan efektif,” ujar Lukman.

Menurutnya, Bawaslu tidak bisa berdiri sendiri dalam menjaga integritas demokrasi. Diperlukan dukungan dari berbagai elemen, mulai dari lembaga pemerintahan, organisasi masyarakat sipil, hingga media lokal. Karena itu, koordinasi dan sinergi menjadi langkah strategis dalam memastikan pengawasan tetap hidup di luar momentum pemilu.

“Kami aktif membangun komunikasi lintas lembaga agar setiap potensi pelanggaran politik bisa dideteksi sejak dini. Pengawasan yang baik harus didukung jejaring yang kuat,” tambahnya.

Selain memperkuat kerja sama eksternal, Bawaslu juga melakukan optimalisasi tata kelola internal sekretariat untuk memastikan seluruh kegiatan administratif, keuangan, dan logistik kelembagaan tetap tertib, transparan, dan akuntabel.

Melalui berbagai langkah tersebut, Bawaslu Way Kanan memastikan bahwa masa jeda tahapan bukan masa hening, melainkan periode penguatan jaringan, sistem, dan kolaborasi menuju pengawasan pemilu yang semakin solid di masa depan.

Penulis dan Editor : Nurul azmi